Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Berita

Setelah 8 Tahun Koma, Mantan PM Israel Ariel Sharon Meninggal Akibat Stroke Parah

614
×

Setelah 8 Tahun Koma, Mantan PM Israel Ariel Sharon Meninggal Akibat Stroke Parah

Sebarkan artikel ini
Mantan Perdana Menteri Israel, Ariel Sharon, Meninggal Setelah 8 Tahun Koma Akibat Stroke Parah

MataKalbar.com – Kisah mengenai Ariel Sharon, mantan jenderal angkatan darat dan Perdana Menteri Israel, kembali menjadi topik perbincangan. Pahlawan tak bersalah bagi banyak warga Israel, Sharon juga dianggap kontroversial karena dominasinya di lanskap militer dan politik Israel selama beberapa dekade. Pada tahun 2014, Sharon meninggal usai mengalami koma selama delapan tahun akibat stroke parah.

Pada awal tahun ini, Sharon juga menderita kegagalan beberapa organ dan dirawat di Sheba Medical Centre dekat Tel Aviv, tempat sejak Mei 2006. Di sisi lain, bagi orang-orang Palestina dan orang-orang sayap kiri Israel, Sharon dikenal sebagai pendukung proyek pemukiman kolonial Israel yang kuat. Dia juga dikenal sebagai sosok yang melancarkan kekuatan politik di balik pembangunan tembok pembatas beton dan baja yang membentang di Tepi Barat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Tak sedikit orang yang mengkritik Sharon karena gagal mencegah pembunuhan ratusan warga Palestina dan Syiah Lebanon. Dia juga disebut-sebut melakukan kejahatan perang setelah antara 800 dan 2.000 warga Palestina dibantai di kamp pengungsi Sabra dan Shatila pada tahun 1982 di Lebanon oleh umat Kristen Phalangis.

Ketika menjalani beberapa operasi panjang, kesadarannya tidak pernah pulih. Empat bulan setelah stroke, Sharon dipindahkan ke fasilitas medis jangka panjang di dekat Tel Aviv hingga hari kematiannya. Sosok Ariel Sharon akan tetap dikenang sebagai sosok yang memainkan peran penting dalam membentuk Israel, baik sebagai tentara maupun negarawan.

Sumber : suara.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *