Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan
InternasionalBerita

Kejamnya Israel, 12 Ribu Serangan Udara Mengguncang Gaza Sejak Awal Oktober

649
×

Kejamnya Israel, 12 Ribu Serangan Udara Mengguncang Gaza Sejak Awal Oktober

Sebarkan artikel ini
foto serangan udara israel ke palestina
foto serangan udara israel ke palestina

Keberanian Israel dalam melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah mencapai puncaknya dengan lebih dari 12.000 serangan udara yang mengguncang wilayah tersebut. Masyarakat internasional dikejutkan oleh eskalasi konflik ini yang terus berlanjut, dengan korban jiwa yang terus bertambah.

Militer Israel mengumumkan bahwa mereka telah menyerang lebih dari belasan ribu target, memperburuk situasi di Gaza yang telah dilanda serangan sejak kelompok perlawanan Palestina, Hamas, melancarkan aksi mendadak pada awal Oktober.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Dalam tragedi ini, hingga saat ini, hampir 10.600 orang tewas, termasuk 9.061 warga Palestina dan lebih dari 1.538 orang Israel. Tak hanya itu, konsekuensi humaniter semakin terasa dengan banyaknya pengungsi dan pasokan bahan pokok yang menipis di Kota Gaza akibat pengepungan Israel.

Tawaran Damai dari Hamas

Sementara serangan terus berlanjut, Hamas berusaha mengakhiri konflik dengan menyampaikan tawaran damai kepada Israel. Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas, menguraikan visinya yang mencakup penghentian agresi, pembukaan perbatasan, pertukaran tahanan, dan perundingan politik untuk mendirikan negara Palestina.

Namun, Haniyeh menuding Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, terlibat dalam penundaan dan manipulasi dengan janji palsu. Ia menyatakan bahwa konflik saat ini dipicu oleh kepemimpinan sayap kanan dan fasis yang dipegang oleh Netanyahu.

Bantuan Indonesia untuk Palestina

Di tengah kegelisahan internasional terhadap konflik ini, Indonesia memberikan sumbangsih dalam bentuk bantuan kemanusiaan. Dua unit pesawat C-130 Hercules TNI Angkatan Udara dijadwalkan untuk terbang menuju Mesir pada Sabtu (4/11/2023) guna mengirimkan bantuan dari Pemerintah Indonesia, Palang Merah Indonesia, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk warga Palestina di Gaza.

Kapuspen TNI, Laksamana Muda Julius Widjojono, menyatakan bahwa tiga unit pesawat, termasuk satu pesawat charter Boeing 737 Garuda dari Mabes Polri, akan mengangkut logistik bantuan kemanusiaan ke Palestina. Rencananya, Presiden Joko Widodo akan melepas rombongan tersebut dari Base Ops Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma di Jakarta pada Sabtu pukul 08.30 WIB.

Dengan rute penerbangan yang melibatkan beberapa negara, kolaborasi antarinstansi dari Indonesia terbukti berjalan lancar. Meski demikian, persetujuan dari PBB terkait barang-barang bantuan yang dapat masuk ke Gaza masih menunggu.

Bantuan ini akan diserahterimakan kepada Bulan Sabit Merah Mesir, yang memiliki wewenang membawa masuk bantuan ke Gaza, dan kemudian disalurkan oleh UNRWA. Upaya Indonesia dalam membantu Palestina menjadi sorotan positif di tengah ketegangan dan konflik yang terus berlanjut di kawasan tersebut.

Dengan langkah kemanusiaan ini, Indonesia berkontribusi secara nyata untuk meredakan penderitaan warga Palestina yang terdampak oleh konflik sengit antara Israel dan Palestina di Jalur Gaza. Semoga upaya kemanusiaan ini dapat membawa kelegaan bagi mereka yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *