Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan
InternasionalBerita

Kebakaran Dahsyat Hanguskan Pusat Rehabilitasi Narkoba di Iran Selatan

652
×

Kebakaran Dahsyat Hanguskan Pusat Rehabilitasi Narkoba di Iran Selatan

Sebarkan artikel ini
Foto Detik-detik Pusat Rehabilitasi Narkoba Di Iran Kebakaran
Foto Detik-detik Pusat Rehabilitasi Narkoba Di Iran Kebakaran

MataKalbar.com – Gilan, Iran Selatan, menjadi saksi kejadian tragis ketika sebuah fasilitas rehabilitasi untuk pecandu narkoba dilalap si jago merah dalam kebakaran besar. Insiden ini menyebabkan setidaknya 32 nyawa melayang.

Wakil Gubernur Gilan, Mohammad Jalal, mengungkapkan bahwa 16 orang lainnya mengalami luka-luka akibat peristiwa ini dan segera dipindahkan ke rumah sakit setempat. Langerood, sebuah kota pegunungan di Gilan, menjadi lokasi kebakaran yang melanda pusat rehabilitasi pada Jumat pagi sekitar pukul 05.45 waktu setempat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Berbagai laporan menyebutkan bahwa pemanas di pusat rehabilitasi menjadi pemicu kebakaran yang dengan cepat menjalar dan menghanguskan seluruh fasilitas. Kondisi ini menyisakan duka mendalam bagi masyarakat setempat dan mengundang keprihatinan nasional.

Iran telah lama berjuang melawan peredaran narkoba di wilayahnya, termasuk membentuk pasukan anti-narkotika yang kuat dan mengeksekusi pelaku perdagangan obat terlarang. Meski demikian, pecandu narkoba di Iran tetap menjadi tantangan besar, seiring konsumsi narkoba oleh generasi muda yang menjadi sorotan dalam upaya pemberantasan narkotika.

“Perdagangan narkoba adalah masalah besar karena letak geografis Iran, yang terletak di antara Afghanistan dan Eropa,” kata Behrouz Hasemi, seorang aktivis anti-narkotika. “Namun, konsumsi narkoba oleh generasi muda Iran juga menunjukkan tantangan besar dalam kampanye pemberantasan narkotika,” tambahnya.

Sementara otoritas setempat dan penyelidik terus menggali informasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran dan mengevaluasi upaya penanganan insiden, tragedi ini menjadi titik perhatian utama dalam tantangan melawan peredaran narkoba di wilayah tersebut. Masyarakat berharap agar langkah-langkah pencegahan lebih lanjut dapat diambil untuk menghindari kejadian serupa di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *