Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan
BeritaKalBar

Kado Manis PLN Untuk Puluhan Guru Disabiltas Yang Terus Bergerak Dalam Keterbatasan

466
×

Kado Manis PLN Untuk Puluhan Guru Disabiltas Yang Terus Bergerak Dalam Keterbatasan

Sebarkan artikel ini
foto siswa siswi Madrasyah Ibtidaiyah Plus Darul Ilmi, Liang Anggang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan
foto siswa siswi Madrasyah Ibtidaiyah Plus Darul Ilmi, Liang Anggang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan

Ada keajaiban yang terpatri dalam setiap goresan pena para guru. Seperti pelita di tengah gelapnya jalan menuju masa depan generasi bangsa, mereka menuangkan pengetahuan dan akhlak di dalam polosnya lembar pribadi murid-muridnya, menjadikan kelas sebagai panggung di mana harapan tumbuh dan mimpi berkembang.

Ratusan bahkan ribuan generasi anak bangsa mencapai pencerahan berkat ketekunan dan semangat abadi para guru yang tidak kenal lelah. Meskipun bergelut dengan kerasnya kehidupan dan dihadapkan pada keterbatasan, hati mereka yang ikhlas memperkuat tali pengabdian, terus bergerak membimbing anak-anak bangsa menuju masa depan yang lebih baik.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Di Kalimantan Selatan, kita menyaksikan potret mengagumkan dari tiga puluh guru penyandang disabilitas yang tak henti berjuang, melawan keterbatasan fisik mereka. Mereka terus berjalan, meski langkah tertatih, terus menyuarakan ilmu melalui bahasa isyarat, dan terus memandang terangnya mimpi anak didik mereka, meski harus melalui tirai penutup cakrawala.

Keberanian ini meraih apresiasi luar biasa dari Abdul Salam Nganro, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan. Sulit bagi beliau untuk mengekspresikan betapa besar apresiasi terhadap guru-guru penyandang disabilitas ini, yang dengan segala keterbatasannya tetap setia mengajarkan generasi bangsa untuk menyongsong masa depan yang lebih baik.

“Begitu sulitnya merangkai kata-kata untuk menggambarkan inspirasi dari pengabdian Guru Disabilitas ini, karena meski dengan keterbatasannya, mereka terus ikhlas menjalankan tugas mulia mendidik anak bangsa,” ungkap Salam dengan rasa hormat.

Bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP3B Kalimantan, momen Hari Guru Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November 2023 diabadikan dengan memberikan kado manis kepada 30 guru penyandang disabilitas. Suasana haru menyelimuti saat kado manis sebagai bentuk apresiasi dari para pegawai PLN ini diserahkan secara langsung di Madrasah Ibtidaiyah Plus Darul Ilmi, Liang Anggang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada tanggal 24 November 2023.

Sodikin, S.Pd, salah satu guru PPPK yang juga penyandang disabilitas fisik, menyampaikan rasa syukurnya, menggambarkan perjuangannya melawan beratnya langkah kaki puluhan kilometer setiap hari untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak.

“Alhamdulillah, bantuan dari PLN sangat berarti bagi kami. Semoga dukungan ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, agar lebih banyak lagi guru disabilitas yang dapat merasakan manfaatnya,” ucap Sodikin dengan suara lirih, menyiratkan haru dan rasa terima kasih yang mendalam.

Faizah Abdiah, S.Pd, seorang guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Banjarbaru dan Ketua Pelaksana Harian Teras Inklusi, yang merupakan badan pemerhati kaum disabilitas di Banjarbaru, juga menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada PLN yang memperlihatkan kepedulian mereka terhadap para guru disabilitas.

“Ini adalah langkah besar dan kami sangat berterima kasih. Selama ini, kami jarang mendapatkan apresiasi dari pihak lain terhadap pengabdian kami sebagai guru disabilitas,” ujar Faizah, mencerminkan kebutuhan akan penghargaan yang lebih besar terhadap kontribusi luar biasa para guru penyandang disabilitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *