Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan
BeritaPendidikan

Jokowi Tegur Menteri Nadiem Soal Infastruktur Pendidikan Masih Timpang

465
×

Jokowi Tegur Menteri Nadiem Soal Infastruktur Pendidikan Masih Timpang

Sebarkan artikel ini
Pendidikan Masih Mengalami Ketimpangan

MataKalbar.com – Presiden Joko Widodo Tegur Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim soal infastruktur Pendidikan yang masih timpang.

Presiden Joko Widodo menyoroti adanya ketimpangan saat sedang melakukan pengecekan infastruktur Pendidikan di berbagai daerah. Ia membandingkan bagaimana pembangunan Pendidikan di daerah dengan kota.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Menurut Jokowi, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim harus mencari solusi untuk menyelesaikan masalah ketimpangan infstruktur Pendidikan yang masih terjadi saat ini.

Bertepatan dengan Hari Guru Nasional, ia mengatakan bahwa guru menghadapi tantangan yang berat saat ini. Seiring berkembangnya teknologi, tidak semua guru bisa mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Hal ini yang menyebabkan infastruktur Pendidikan mengalami ketimpangan antara daerah dengan kota.

“Kalau mungkin yang di kota-kota lebih enak, tapi untuk guru yang bekerja di daerah 3T, infastrukturnya lebih terbatas, fasilitasnya terbatas, gurunya juga terbatas, pasti lebih berat” kata Jokowi, dikuti dari CNN Indonesia, Sabtu (25/11/2023).

Wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) adalah istilah untuk bagian wilayah di Indonesia yang terpencil dan kurang berkembang dibandingkan wilayah lainnya dalam skala nasional. Hingga saat ini permasalahan Pendidikan yang dihadapi daerah 3T seperti putus sekolah, kurangnya fasilitas Pendidikan yang memadai, kurangnya tenaga pendidik yang berkualitas, dan angka buta huruf.

Akan tetapi, Jokowi akan terus mengusahakan agar pemerintah terus memberikan dukungan yang terbaik untuk para guru. Pemerintah juga akan terus memperjuangkan kesejahteraan para tenaga pendidik di seluruh Indonesia. Pemerintah menargetkan pada 2024 akan terdapat 1 juta guru ASN PPPK.

Pada Hari Guru Nasional Jokowi juga turut mengucapkan terima kasih atas nama bangsa dan negara kepada para guru di Hari Guru 2023. Baginya, menjadi guru tidaklah mudah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *