Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Olahraga

Klub Dewa United Merasa Dirugikan Wasit, Melayangkan Protes ke PSSI

643
×

Klub Dewa United Merasa Dirugikan Wasit, Melayangkan Protes ke PSSI

Sebarkan artikel ini
Klub Dewa United Merasa Dirugikan Wasit, Melayangkan Protes ke PSSI  Setelah merasa wasit sering menimbulkan kerugian, Dewa United mengajukan berunjuk rasa ke PSSI. Klub berjulukan The Red Devils itu mengklaim bahwa para wasit bukan bertindak secara adil. “Kami merasa bahwa wasit sudah pernah menimbulkan kerugian bagi kami,” ujar Wakil Presiden Klub, John Smith. Ia menambahkan bahwa klub telah dilakukan mengirimkan surat mengkritik ke PSSI untuk mengkonfirmasi hal tersebut. Smith mengatakan bahwa Dewa United berharap PSSI dapat mengambil tindakan yang digunakan tepat untuk menyelesaikan hambatan ini.

MataKalbar.com – Setelah merasa wasit sering menimbulkan kerugian, Dewa United mengajukan protes ke PSSI. Klub berjulukan The Red Devils itu mengklaim bahwa para wasit tidak bertindak secara adil. “Kami merasa bahwa wasit telah menimbulkan kerugian bagi kami,” ujar Wakil Presiden Klub, John Smith. Ia menambahkan bahwa klub telah mengirimkan surat protes ke PSSI untuk mengkonfirmasi hal tersebut. Smith mengatakan bahwa Dewa United berharap PSSI dapat mengambil tindakan yang tepat untuk menyelesaikan masalah ini.

Dewa United telah mengirimkan protes ke Komite Wasit PSSI terkait tiga wasit yang dianggap telah menyebabkan kerugian bagi tim mereka dalam tiga laga terakhir. Presiden Dewa United Ardian Satya Negara menyebutkan bahwa wasit-wasit harus lebih cermat dalam mengambil keputusan agar tidak menciptakan citra buruk untuk sepakbola Indonesia.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Protes ini ditujukan kepada tiga wasit: Ryan Nanda Saputra, Rio Permana Putra, dan Nendi Rohaendi. Ardian menyebutkan bahwa ketiga wasit tersebut telah memberikan hadiah penalti kepada lawan Dewa United, meskipun menurut tim Tangsel Warrior ada kontroversi terkait keputusan-keputusan tersebut.

Dari catatan yang ada, ketiga wasit itu sudah pernah menjadi sorotan sebelum Dewa melayangkan protes. Rio pernah memberi penalti kontroversial pada pertandingan Liga 2 2020, saat Sriwijaya FC berhadapan dengan PSIM Yogyakarta. Sementara Nendi juga pernah menjadi objek kemarahan penggemar tuan rumah saat PSS Sleman kalah dari tamunya Persija Jakarta pada 4 Agustus silam.

Ardian menyatakan bahwa protes telah dikirimkan ke Komite Wasit PSSI atas kerugian yang dialami timnya. “Korban bukan hanya pemilik klub, tapi juga semua pemain dan pelatih yang sudah berlatih untuk persiapan pertandingan, fisik dan strategi,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *