Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Lifestyle

Fuji: Rasa Sedih dan Bingung Terpancar saat Gala Tanya Keberadaan Orang Tuanya, Apa yang Harus Dilakukan?

634
×

Fuji: Rasa Sedih dan Bingung Terpancar saat Gala Tanya Keberadaan Orang Tuanya, Apa yang Harus Dilakukan?

Sebarkan artikel ini
“Fuji: Rasa Sedih dan juga Bingung Terpancar saat Gala Tanya Keberadaan Orang Tuanya, Apa yang mana Harus Dilakukan?”

MataKalbar.com – Di hari ulang tahunnya yang bahagia, Fuji mengaku merasakan rasa sedih. Pasalnya, Gala Sky, keponakannya, kerap mempertanyakan keberadaan orang tuanya, Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah. Ia mengaku telah sering menjelaskan kepada Gala Sky bahwa orang tuanya telah berada di surga.

Namun, Gala Sky kerap tiba-tiba bertanya mengenai orang tuanya. Hal ini membuat Fuji bingung dan sedih karena Gala Sky ternyata memiliki kontak batin yang kuat dengan kedua orang tuanya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Ketika orang terdekat anak meninggal dunia, hal yang utama adalah tidak menyembunyikannya. Bagaimana cara menjelaskan konsep meninggal dunia kepada anak?

Anak di bawah 5 tahun biasanya belum mengerti konsep kematian. Oleh karena itu, seseorang yang merawatnya harus bisa bersabar untuk menjelaskan lagi dan lagi kepada anak terkait apa yang terjadi.

Anak usia 6-11 tahun mulai mengerti mengenai konsep meninggal dunia. Mereka mungkin akan merasa takut kehilangan keluarga atau teman-teman terdekatnya, serta merasa marah dan sakit hati.

Sedangkan anak yang sudah beranjak remaja di atas 12 tahun, biasanya sudah paham mengenai konsep meninggal dunia. Mereka juga akan lebih paham dalam menghadapi situasi, meskipun ada rasa kesal dan sakit hati yang dirasakannya.

Ketika menyampaikan kepada anak, psikolog Dr. Lisa Damour menuturkan, perlu adanya kejelasan serta rasa empati. Hal ini karena rasa empati dan jujur itu akan membantu membuat anak merasa tidak terlalu sedih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *