Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan
BeritaEkonomi

Bytedance Gandeng Tokopedia, Siap-siap Tiktokshop kembali hadir!

450
×

Bytedance Gandeng Tokopedia, Siap-siap Tiktokshop kembali hadir!

Sebarkan artikel ini
Bytedance Gandeng Tokopedia, Siap-siap Tiktokshop kembali hadir!

Matakalbar.com – Induk perusahaan Tiktok, ByteDance Ltd dikabarkan telah menjalin kerja sama dengan PT Gojek Tokopedia Tbk. (GoTo). Investasi yang dilakukan oleh ByteDance Ltd di Goto menjadi pelopor e-ccommerce luar negeri di negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Kabar ini telah mencapai kesepakatan berdasarkan keterangan dari sumber yang dekat dengan isu ini yaitu outlet media Bloomberg. 

Mengutip dari Bloomberg, bahwa ByteDance sepakat untuk bekerjasama dengan Tokopedia milik GoTo dibandingkan harus bersaing dengan platform e-commerce tersebut.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Tiktok dan Tokopedia disebutkan akan mengumumkan rincian kerja sama secepatnya pada minggu depan. Kesepakatan kerja sama yang dilakukan diyakini demi mengembalikan Tiktok Shop Kembali beroperasi di Indonesia yang sudah dilarang beroperasi pada 4 Oktober karena bertentangan dengan Permendag Nomor 31 Tahun 2023 tentang Ketentuan Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.

Kesepakatan Kerjasama antara dua perusahaan tersebut mencapai kesepajatan informal yang berarti rincian kesepakatan dari kedua perusahaan tersebut sampai saat ini belum diumumkan secara resmi. Bloomberg juga menjelaskan bahwa kesepakatan masih perlu mendapatkan persetujuan regulasi dan masih bisa mengalami kegagalan. Tiktok berupaya melibatkan pemerintah dan perusahaan media social lainnya agar bisa Kembali mengoperasikan e-commerce Tiktok Shop.

Seperti yang dijelaskan oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, bahwa alas an Tiktok Shop ditutup adalah untuk mencegah adanya penyalahgunaan data pribadi. Menurutnya, e-commerce dan media social tidak memilki kaitan.

Bagi ByteDance investasi di Tokopedia menjadi yang pertama. Diketahui sebelumnya bahwa Tiktok Shop tumbuh pesat dalam beberapa bulan yang dimulai layanannya di Indonesia pada 2021 dan ternyata disukai oleh kalangan pemuda yang menyukai video short time.

Selain terdapat potensi investasi, Tiktok dan GoTo juga dilaporkan mendiskusikan skema kerja sama seperti joint venture. Hal ini mungkin akan memerlukan platform e-commerce yang baru. Akan tetapi perwakilan pihak dari Tiktok dan GoTo menolak untuk berkomentar terkait isu tersebut.

Isu ini udah terdengar sejak akhir Oktober lalu yang dilaporkan juga melibatkan pejabat pemerintah agar bisa beroperasi lagi Tiktok Shop di Indonesia. Proses pendekatan disebutkan sudah mulai pada pertengahan November dengan market lokal yang memungkinkan untuk bekerja sama seperti BukaLapak, Tokopedia, dan Blibli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *