Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan
InternasionalBerita

Benjamin Netanyahu: Perjalanan Karier dari Militer hingga Pemimpin Israel yang Kontroversial

668
×

Benjamin Netanyahu: Perjalanan Karier dari Militer hingga Pemimpin Israel yang Kontroversial

Sebarkan artikel ini
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Profil Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menjadi pusat sorotan dunia saat ini. Alih-alih memperjuangkan perdamaian, kepemimpinan Netanyahu justru mencetuskan perang dengan Palestina.

Di dalam negerinya sendiri, Netanyahu dikecam karena dianggap gagal melindungi rakyatnya dari serangan Hamas, yang pada gilirannya mendorong Israel untuk meluncurkan perang terhadap Palestina hingga saat ini. Tindakan negara zionis ini juga telah dituding sebagai tindakan genosida oleh banyak pihak.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Benjamin Netanyahu telah menjabat sebagai perdana menteri Israel selama 14 tahun, sukses membawa Israel menjadi negara yang dihormati di dunia. Meskipun awal kariernya dimulai dari dunia militer dan akademisi, Netanyahu berhasil meraih ketenaran di panggung politik.

Profil Benjamin Netanyahu

Dikenal sebagai “Raja Babi” dalam dunia politik, Netanyahu mengguncang dunia politik Israel dengan merebut kursi kepemimpinan Partai Likud, sayap kanan politik Israel. Karir profesionalnya dimulai setelah tahun 1963, saat ia pindah ke Amerika Serikat bersama kedua orang tuanya. Netanyahu kemudian bergabung dengan komando elit IDF (Israel Defense Forces) selama enam tahun.

Setelah mengalami luka dalam operasi pembebasan sandera di Bandara Ben-Gurion, Netanyahu kembali ke Amerika Serikat, mendapatkan gelar sarjana arsitektur dan gelar master dalam studi manajemen di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Pada tahun 1976, ia bergabung dengan Boston Consulting Group sebagai konsultan bisnis internasional sebelum kembali ke Israel.

Netanyahu menunjukkan bakatnya dalam diplomasi saat menjadi bagian dari misi diplomatik Israel di AS dan terpilih sebagai duta besar Israel di PBB. Pada tahun 1988, setelah kembali ke Israel, ia memulai karier politiknya dan terpilih sebagai anggota Knesset dari Partai Likud. Netanyahu kemudian menduduki berbagai jabatan, termasuk Wakil Menteri Luar Negeri, sebelum akhirnya terpilih sebagai perdana menteri pada tahun 1996.

Dengan keahliannya dalam berbicara di forum internasional, kemampuan debat, dan kedekatannya dengan media, Netanyahu terus menjadi figur kontroversial di panggung politik global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *