Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Berita

Prabowo: Bantuan Pertama Indonesia Terus Dikirimkan ke Jalur Gaza

603
×

Prabowo: Bantuan Pertama Indonesia Terus Dikirimkan ke Jalur Gaza

Sebarkan artikel ini
Prabowo: Indonesia Terus Mengirimkan Bantuan Ke Jalur Gaza

MataKalbar.com – Pemerintah Indonesia telah mengirimkan bantuan kepada warga Palestina yang bermukim di Jalur Gaza pada Sabtu (4/11/2023). Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyatakan bahwa bantuan telah tiba di tujuan. “Untuk pesawat pertama sudah sampai,” ucapnya di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Senin (6/11/2023).

Prabowo menegaskan bahwa bantuan akan terus dikirimkan ke Gaza, Palestina. “Dan menyusul lagi, terus-menerus,” tuturnya. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebutkan bahwa pengiriman bantuan ke Palestina tidak mudah dilakukan. Dia berharap bantuan tahap kedua bisa segera dikirimkan untuk masyarakat Palestina yang terdampak kekejaman militer Israel.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat memimpin seremoni keberangkatan bantuan 51,5 ton logistik ke Palestina di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Sabtu (4/11/2023). “Ini kita melihat bahwa antusias masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha ini banyak sekali yang ingin menyalurkan bantuannya, sehingga ini akan kita koordinir karena masuknya ke sana juga tidak mudah. Kalau pemerintah itu lebih gampang sehingga kita terbuka, dan kita harapkan tahap kedua sesegera mungkin,” kata Jokowi.

Pengiriman bantuan tahap pertama ini akan diberangkatkan menggunakan tiga pesawa Hercules milik TNI AU dari Jakarta menuju Jeddah, Arab Saudi. Selanjutnya diterbangkan menuju Bandara El Arish, Mesir, kemudian disalurkan ke Gaza, Palestina. “Ya, ini bantuan segera diberangkatkan, jadi dari sini (Lanud Halim Perdanakusuma) ada dua psawat, memuat 21 ton. Kemudian sisanya ada di Bandara Soekarno Hatta lewat pesawat kargo yang memuat lebih banyak yaitu kurang lebih 30-an ton,” jelas Jokowi.

Bantuan yang dikirimkan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang terdampak di Gaza, Palestina, seperti alat penjernih air, alat alat medis, rumah sakit Indonesia di Gaza, bahan-bahan makanan, obat-obatan, dan lain-lain. Menghimpun data yang disajikan oleh United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA), setidaknya sebanyak 9.900 warga Palestina tewas akibat perang yang terjadi antara Israel dengan kelompok militan Hamas. Jumlah tersebut terhitung pada perang yang terjadi sejak 7 Oktober hingga 5 November 2023.

Sumber : suara.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *